Logo VideaClass
BLOG

Daya Tampung SNBP 2026, Strategi Memilih Prodi dan Aturan Terbaru

TIM VideaClass Selasa, 10 Februari 2026 04:45

null

Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi memasuki tahap pendaftaran. Bagi para siswa eligible, memahami daya tampung bukan sekadar melihat angka kursi yang tersedia, melainkan bagian dari strategi krusial untuk menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian tanpa jalur tes.

1. Struktur Kuota SNBP 2026

Berdasarkan ketentuan Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), setiap PTN wajib membagi daya tampung mahasiswa baru ke dalam tiga jalur seleksi dengan komposisi berikut:

  • Jalur SNBP: Minimal 20% dari total daya tampung PTN
  • Jalur SNBT (Tes):
    • Minimal 40% untuk PTN Non-BH(Badan Hukum)
    • Minimal 30% untuk PTN Badan Hukum (PTN-BH)
  • Jalur Mandiri:
    • Maksimal 30% untuk PTN Non-BH
    • Maksimal 50% untuk PTN-BH

Perlu dicatat, angka 20% pada jalur SNBP merupakan batas minimal. Sejumlah PTN memilih memberikan kuota lebih besar, seperti Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang mengalokasikan sekitar 22%, serta Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang juga membuka peluang lebih luas bagi siswa berprestasi dari berbagai daerah.

 

2. Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026 Secara Resmi

Data daya tampung setiap program studi dapat berubah setiap tahun. Oleh karena itu, calon pendaftar tidak disarankan mengandalkan data lama atau informasi tidak resmi. Untuk memperoleh data paling akurat, ikuti langkah berikut:

  1. Akses laman resmi SNBP 2026
  2. Klik ikon Menu (☰) di pojok kiri atas
  3. Pilih menu SNBP, lalu klik Daya Tampung SNBP
  4. Tentukan jenis perguruan tinggi:
    • PTN Akademik
    • PTN Vokasi
    • PTKIN
  5. Cari nama Perguruan Tinggi tujuan (misalnya Universitas Gadjah Mada (UGM) atau Unversitas Indonesia)
  6. Klik “Lihat Prodi”. Di sana akan terpampang daftar jurusan, daya tampung 2026, jumlah peminat 2025, hingga kebutuhan portofolio.

3. Analisis Keketatan. Mengapa Daya Tampung Saja Tidak Cukup?

Memilih jurusan hanya berdasarkan daya tampung yang besar adalah sebuah kekeliruan. Anda harus menghitung Persentase Keketatan.

Rumus Keketatan:

(Daya Tampung : Jumlah Peminat Tahun Lalu) X 100%

Sebagai contoh, jika Program Studi Ilmu Komunikasi memiliki daya tampung 50 kursi dengan jumlah peminat mencapai 2.000 orang, maka tingkat keketatannya adalah 2,5%. Artinya, hanya sekitar 2–3 orang dari setiap 100 pendaftar yang berpeluang lolos. 
Semakin kecil persentase keketatan, semakin ketat persaingannya.

4. Ketentuan Baru SNBP 2026 yang Wajib Diperhatikan

Tahun 2026 membawa sejumlah aturan penting yang perlu dicermati sejak awal:

  1. Validasi Nilai TKA
    Nilai rapor tidak lagi berdiri sendiri. Mulai SNBP 2026, data rapor akan divalidasi dengan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen sebagai bagian dari proses seleksi.
  2. Konsekuensi Kelulusan SNBP
    Siswa yang dinyatakan lulus SNBP 2026 tidak diperbolehkan mengikuti SNBT pada tahun 2026, 2027, maupun 2028. Kebijakan ini bertujuan agar kursi SNBP benar-benar diisi oleh peserta yang berkomitmen.
  3. Aturan Pemilihan Prodi Lintas Provinsi
    • Jika memilih dua program studi, salah satunya wajib berada di PTN satu provinsi dengan sekolah asal.
    • Jika memilih satu program studi, peserta bebas memilih PTN di provinsi mana pun.

5. Jadwal Penting SNBP 2026

  • Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026 (Pukul 15.00 WIB)
  • Pengumuman Hasil: 31 Maret 2026
  • Masa Unduh Kartu Peserta: 3 Februari – 30 April 2026

 

BACA JUGA : Pendaftaran KIP Kuliah 2026

Logo VideaClass VideaClass

VideaClass adalah platform penggerak digitalisasi yang mengubah paradigma tradisional dalam dunia pendidikan. Kami memanfaatkan teknologi canggih untuk memberdayakan sekolah dan institusi pendidikan dalam mengadopsi sistem pembelajaran yang modern dan efisien. Bergabunglah dengan kami dalam merintis perubahan dan mengantarkan pendidikan ke era baru yang penuh inovasi dan potensi.

Ikuti Kami

PSE VideaClass SipLah