Logo VideaClass
BLOG

Apa itu Pendidikan ? Berikut Menurut Para Ahli

TIM VideaClass Rabu, 08 April 2026 08:03

null

Pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Melalui pendidikan, seseorang dapat mengembangkan potensi diri, membentuk kepribadian, serta meningkatkan kualitas hidup. Tidak hanya itu, pendidikan juga berperan besar dalam menentukan kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu, pemahaman mengenai konsep pendidikan menjadi hal yang sangat penting.

Menurut bahasa Yunani pendidikan berasal dari kata pedagogi yaitu kata paid artinya anak sedangkan agogos artinya membimbing sehingga pedagogi dapat diartikan sebagai ilmu dan seni mengajar anak.

Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Menurut Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan adalah suatu proses bukan hanya sebuah hasil, yang diterapkan dalam pembelajaran aktif dimana siswa memahami teori dan juga mempraktekan apa yang sudah dipahaminya dalam kehidupan nyata. 

Di samping itu Oemar Hamalik (2001) menjelaskan bahwa “Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka mempengaruhi siswa agar dapat menyesuaikan diri sebaik mungkin terhadap lingkungan dan dengan demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara kuat dalam kehidupan masyarakat”.

Menurut H. Fuad Ihsan (2005) menjelaskan bahwa dalam pengertian yang sederhana dan umum makna pendidikan sebagai “Usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat dan kebudayaan”. Usaha-usaha yang dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai dan norma-norma tersebut serta mewariskan kepada generasi berikutnya untuk dikembangkan dalam hidup dan kehidupan yang terjadi dalam suatu proses pendidikan sebagai usaha manusia untuk melestarikan hidupnya.

Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spritual keagamaan, emosional, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. 


Pengertian di atas mengindikasikan betapa peranan pendidikan sangat besar dalam mewujudkan manusia yang utuh dan mandiri serta menjadi manusia yang mulia dan bermanfaat bagi lingkungannya. Dengan pendidikan, manusia akan paham bahwa dirinya itu sebagai makhluk yang dikaruniai kelebihan dibandingkan dengan makhluk lainnya. Bagi negarapendidikan memberi kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan suatu bangsa dan merupakan wahana dalam menerjemahkan pesan-pesan konstitusi serta membangun watak bangsa (nation character ).

Pengertian pendidikan karakter dalam Perspektif Ki Hajar Dewantara

Definisi pendidikan karakter cukup beragam sesuai dengan versi dan sudut pandang keilmuan tertentu, pendidikan merupakan proses untuk mengubah jati diri seorang peserta didik untuk lebih maju (Listyarti, 2012). Sedangkan karakter berasal dari bahasa inggris character, artinya watak. Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan adalah sebuah tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar anak-anak sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.

Ki Hajar Dewantara telah jauh berpikir dalam masalah pendidikan karakter, mengasah kecerdasan budi sungguh baik, karena dapat membangun budi pekerti yang baik dan kokoh, hingga dapat mewujudkan kepribadian (persoonlijkhheid) dan karakter (jiwa yang berasas hukum kebatinan).

Pendidikan karakter dalam perspektif Ki Hajar Dewantara adalah daya dan upaya yang dilakukan untuk memajukan bertumbuhnya budipekerti, kekuatan batin, karakter, pikiran dan tubuh anak agar dapat mencapai kesempurnaan hidup, yaitu kehidupan dan penghidupan anak-anak peserta didik dapat selaras dengan dunianya. Keseimbangan cipta, rasa dan karsa juga menjadi salah satu indikasi tujuan pendidikan, yang merupakan penerapan dari pembelajaran aktif.

 

Fungsi Pendidikan

Menurut pendapat Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berkaitan dengan fungsi yang nyata (manifest) yakni sebagai berikut:

  • Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
  • Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat.
  • Melestarikan kebudayaan.
  • Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi.

Fungsi lain dari lembaga pendidikan adalah sebagai berikut.

  • Mengurangi pengendalian orang tua terhadap anak-anaknya. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas serta wewenangnya dalam mendidik anak kepada pihak sekolah.
  • Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah mempunyai potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah serta masyarakat tentang sesuatu hal, seperti pendidikan seks serta sikap terbuka.
  • Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan bisa mensosialisasikan kepada anak-anak didiknya guna menerima perbedaan prestise, privilise, serta status yang ada dalam masyarakat. Sekolah pun diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi ataupun paling tidak sesuai dengan status orang tuanya.
  • Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah bisa pula memperlambat masa dewasa seseorang sebab siswa masih tergantung secara ekonomi kepada orang tuanya.

 Menurut David Popenoe, ada empat macam fungsi pendidikan yakni sebagai berikut:

  • Transmisi (pemindahan) kebudayaan.
  • Memilih dan mengajarkan peranan sosial.
  • Menjamin integrasi sosial.
  • Sekolah mengajarkan corak kepribadian.
  • Sumber inovasi sosial.

 

 

BACA JUGA: Dampak Kecerdasan Buatan (AI) dalam Dunia Pendidikan
 

Logo VideaClass VideaClass

VideaClass adalah platform penggerak digitalisasi yang mengubah paradigma tradisional dalam dunia pendidikan. Kami memanfaatkan teknologi canggih untuk memberdayakan sekolah dan institusi pendidikan dalam mengadopsi sistem pembelajaran yang modern dan efisien. Bergabunglah dengan kami dalam merintis perubahan dan mengantarkan pendidikan ke era baru yang penuh inovasi dan potensi.

Ikuti Kami

PSE VideaClass SipLah